<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114</id><updated>2011-07-28T20:30:27.744-07:00</updated><category term='profesi'/><category term='semua milik Tuhan Pencipta kita'/><category term='makna natal'/><category term='Ibrani 11:40'/><category term='natal'/><category term='mengeluh'/><category term='Tuhan Yesus Kristus'/><category term='ciptaan Tuhan yang indah'/><category term='pekerjaan Tuhan'/><category term='Menurut Tuhan'/><category term='phobia'/><category term='mata'/><category term='Rencana Tuhan'/><category term='anugerah Tuhan'/><category term='fobia'/><category term='takut untuk berbuat dosa'/><category term='takut akan Tuhan'/><category term='anugerah'/><title type='text'>Journey of Life and Thought</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-9017714172326035105</id><published>2010-06-18T05:31:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T05:50:25.395-07:00</updated><title type='text'>Komunikasi dengan Yang Paling Spesial</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-size:100%;" &gt;Pernahkah melakukan komunikasi dengan orang yang kita anggap paling spesial dalam hidup ini dikarenakan punya rasa sayang atau cinta terhadapnya namun ternyata orang tersebut tidak memiliki perasaan yang sama dengan kita? atau berkomunikasi dengan orang yang kita sangat pedulikan namun orang tersebut sama sekali tidak mempedulikan kita. Dalam hal tersebut, komunikasi tetap dapat terjadi walau biasanya proses yang terjadi diantara dua orang tersebut akan berlangsung alot dan hanya berjalan satu arah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Pihak yang mencintai akan sangat berbinar-binar, bersemangat dalam bertanya dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh akan jawaban yang diberikan oleh orang yang dicintainya karena ketika mencintai seseorang biasanya kita akan selalu ingin untuk berkomunikasi, agar bisa mengetahui tentang kabarnya; keadaannya; apa saja kegiatannya; terlebih itu kita juga jadi mau mendengarkan bahkan akan percaya apa yang dikatakan baik itu pendapat/cerita/saran/ide/dan lainnya. Sebaliknya pihak yang dicintai namun tidak memiliki perasaan yang sama, biasanya akan sangat bertolak belakang keadaannya -- dimana mereka tidak memiliki binar-binar dan semangat sehingga hanya akan menjawab dengan datar, tidak tertarik sama sekali untuk mengetahui atau mendengarkan pendapat, cerita, saran, ide dari yang mencintainya, bahkan tidak akan memberikan pertanyaan (umpan balik) yang akhirnya dengan semua keadaan seperti itu jadi menghasilkan proses komunikasi satu arah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Begitu juga dengan kita yang sering mengakui bahwa sangat mencintai Tuhan Allah - Sang Pencipta dan Pemelihara kita yang justru begitu Mulia dan Spesial, apakah kita sudah sungguh-sunguh mencintaiNya dan selalu bersemangat untuk berkomunikasi denganNya. Dimana Tuhan Allah yang sudah lebih dulu mencintai dan bahkan begitu sangat mencintai kita semua. Tuhan Allah selalu mendengarkan apa yang kita utarakan, menjawab permohonan kita sesuai kehendakNya yang selalu terbaik untuk kita, menuntun langkah kita, memelihara hidup kita, bahkan yang selalu setia dan peduli dengan keadaan kita. Sehingga pertanyaan selanjutnya apakah kita benar-benar juga mencintainya di dalam mulut dan hati sehingga bisa terlihat melalui proses komunikasi yang kita lakukan denganNya sudah berlangsung dua arah, karena jangan-jangan selama ini kita sama saja seperti pihak yang hanya dicintai seperti ilustrasi di atas. Dimana hanya mau menciptakan komunikasi satu arah dan terus berada di dalam posisi untuk dicintaiNya saja tanpa mau mencintaiNya serta menghasilkan komunikasi dua arah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Bagaimana kita mengecek cara berkomunikasi yang sudah dilakukan -- apakah itu sudah dua arah atau masih satu arah? Kita bisa mengeceknya dengan mengetahui terlebih dahulu cara berkomunikasi dengan Tuhan Allah (dimana cara ini sudah pasti diketahui oleh orang percaya) yaitu membaca Firman Tuhan sebagai Sabda Allah yang hidup dan menghaturkan doa kita kepadaNya. Kita bisa melihat kembali bagaimana keadaan hati dan pikiran kita ketika membaca Firman Tuhan dan berdoa, apakah sudah menjadi pihak yang benar-benar berada di dalam posisi mencintai dan mau berkomunikasi secara dua arah. Kalau kita mencintaiNya justru kita pasti selalu rindu, berbinar-binar, dan bersemangat untuk berkomunikasi denganNya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Kita sebagai pihak yang mencintai akan selalu bisa memiliki kerinduan yang menggebu-gebu dan penuh semangat tinggi dalam mencari; mendengarkan, mempercayai; mengingat segala perkataanNya yang semua sudah ada di dalam Firman Tuhan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Di dalam berdoa, kita juga akan mengucapkan kata-kata yang berkenan kepadaNya, bukan hanya bercerita akan keadaan dan kebutuhan kita namun justru kita yang bisa bertanya apa yang diinginkanNya dan apa yang bisa membuatNya dipermuliakan melalui kita, dan kita juga bisa terus setia melaksanakan kehendakNya melalui hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(0, 0, 102); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Marilah kita melihat dan merenungkan kembali bagaimana proses komunikasi kita, agar kita bisa mencintai Tuhan Allah tidak hanya di dalam ucapan kita tapi juga berasal dari hati dan pikiran kita sehingga bisa terpancar di dalam segala aspek kehidupan termasuk proses komunikasi kepada Tuhan Allah kita sebagai Pribadi yang Paling Spesial. Kita juga harus selalu bersyukur kalau mengingat keadaan kita sebagai orang percaya sudah mendapatkan anugerah keselamatan, serta bisa selalu mengimani bahwa &lt;b&gt;kita justru bisa selalu cinta, yakin, percaya, bergantung dan bersandar hanya kepadaNya  -- dimana Tuhan Allah adalah Sumber Segalanya yang tidak akan pernah mengecewakan kita karena cinta kasih dan keadilanNya selalu Suci, Agung, Mulia, dan Indah. Jadi bisa terlihat bahwa Tuhan Allah adalah Pribadi Yang Paling Spesial dari siapa dan apapun di dunia. Marilah kita selalu berkomunikasi karena benar-benar cinta dan bisa melangsungkan komunikasi dua arah kepada Tuhan Allah kita&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2 style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);" id="passage_heading"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:100%;" &gt;Matthew 22:37&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt; (NKJV), Jesus said to him, “ ‘You shall love the LORD your God with all your heart, with all your soul, and with all your mind&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-9017714172326035105?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/9017714172326035105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=9017714172326035105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/9017714172326035105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/9017714172326035105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2010/06/komunikasi-dengan-yang-paling-spesial.html' title='Komunikasi dengan Yang Paling Spesial'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-5746436559857791234</id><published>2009-07-23T23:36:00.000-07:00</published><updated>2009-09-23T23:23:51.112-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibrani 11:40'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menurut Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rencana Tuhan'/><title type='text'>Paling...menurut Siapa???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SrsNda4CSjI/AAAAAAAAAI8/wh0kmLhu_5U/s1600-h/love.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 149px; height: 81px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SrsNda4CSjI/AAAAAAAAAI8/wh0kmLhu_5U/s320/love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384912578533280306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&lt;/style&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:85%;"  lang="SV"&gt;Sudah tidak heran ketika mendengar kata 'paling' karena kita sendiri terbiasa menggunakan kata itu jika digunakan dalam membuat suatu ukuran. Tanpa disadari biasanya kita menggunakan kata tersebut untuk mengukur banyak hal dalam hidup seperti ukuran kemampuan, kesukaan, kesanggupan, keindahan, dan hal–hal lainnya. Dengan mudahnya kata tersebut bisa disandingkan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:85%;"  lang="SV"&gt;menjadi penggalan pernyataan kita sehari-hari seperti pekerjaan itu yang 'paling cocok' denganku, pelayanan ini yang 'paling pas' untuk dilakukan, perilaku kita yang 'paling benar', dia yang 'paling baik' untuk menjadi pendampingku, dan masih banyak sederet hal lainnya yang bisa untuk disandingkan dengan menggunakan kata 'paling' ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-size:85%;"  lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;Namun saat kita menggunakan ukuran dengan kata 'paling' itu, Apakah pernah terpikirkan dengan dasar apa yang melandasi penggunaan ukuran atau kata tersebut?? karena kalau mau direview ulang segala pernyataan kita yang menggunakan kata ‘paling’ ini – justru yang terlihat hanya berlandaskan keinginan atau nafsu kita sendiri, dimana biasanya sudah tercemari oleh dosa dan keegoisan diri. Sehingga respon yang kita berikan kepada Sang Pemberi segalanya sesuatu di dunia ini, biasanya juga tercemari oleh dosa juga - seperti:&lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;Kita bisa meremehkan atas pekerjaan yang sudah tersedia. Kita merasa marah karena tidak bisa melayani di bidang yang disukai. Kita menjadi sombong karena merasa apa yang kita lakukan adalah yang paling benar. Kita bisa menjadi tidak serius dengan bagian yang sekarang karena tidak adanya kesempatan bekerja di bagian yang  justru diinginkan. Kita menjadi kecewa karena tidak bisa bersama lagi dengan orang yang kita cintai, dan masih banyak contoh-contoh lainnya. &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;Kalau melihat dari respon itu semua, kita semua menjadi ciptaanNya yang sangat egois dan berdosa karena sebenarnya ada pertanyaan yang paling mudah untuk kita semua yaitu Siapa yang paling tahu dan mengerti dengan kehidupan kita itu semua, Sang Pemilik kita semua atau diri kita sendiri?? Bagaimana kita meresponi segala pemberian atau anugerah atau titipan dariNya?? Hal ini menjadi menyedihkan dan ironis jika yang ‘paling....’ dari kita, tidak pernah dikembalikan dengan keinginan Tuhan serta keyakinan kepadaNya karena ketika  kita memiliki kepercayaan bahwa ada Tuhan yang menciptakan, memiliki, dan memelihara dunia ini termasuk kita semua, yang dimana juga Tuhan Allah adalah Sang Maestro Agung bagi semua ciptaanNya - sehingga yang paling pantas dan paham untuk menggunakan ukuran dengan kata ‘paling’ bagi segala aspek ukuran dalam kehidupan kita hanyalah Tuhan Allah saja.&lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;Kita yang sudah percaya diangkat menjadi anak-anakNya, seharusnya jika menggunakan kata 'paling' harus bisa menambahkan dan mempercayai di dalam hati+pikiran kita (tidak hanya sekadar melalui kata-kata yang terucap saja) dengan kata ‘menurut Tuhan’. Sehingga bisa menjadi:&lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;- Pekerjaan itu paling cocok denganku menurut Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;- Pelayanan ini yang paling sesuai untukku menurut Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;- Perilaku ini yang paling benar untuk dilakukan menurut Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;- Dia yang paling baik untuk menjadi pendampingku menurut Tuhan, &lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;dan begitu pula dengan semua hal lainnya karena memang cuma Tuhan yang Paling Paham atas apa yang terbaik, tercocok, tersesuai, terbenar,etc untuk dianugerahkan dan disiapkan kepada kita terlepas dari segala keinginan, permintaan, dan ukuran kita yang biasanya sudah tercemari dosa. Sehingga ketika kita mempercayai bahwa segala yang tersedia adalah pemberian dan anugerah Tuhan yang paling terbaik buat ciptaanNya - kita juga harus menyadari respon yang ada kepada Tuhan seperti apa, dimana justru seharusnya bisa berubah semakin lebih baik dan berkenan ketika mengembangkan serta mengembalikan segala anugerah Tuhan hanya untuk kemuliaanNya saja.&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;font-size:85%;"   lang="FI"&gt;Maukah kita melihat dan memikirkan kembali  dasar landasan ukuran serta respon kita terhadap segala sesuatu yang sudah dianugerahkan dan disiapkan kepada kita dengan ukuran - paling yang menurut Tuhan??!!&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);font-family:arial;font-size:85%;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Sehingga kita bisa menjadi ciptaan Tuhan yang hanya memberikan respon yang menyenangkan dan berkenan kepadaNya karena segala anugerah yang diberikan dan disiapkanNya sudah disesuaikan dengan kita, dimana ukuran 'paling' tersebut adalah ukuran yang 'Paling Indah' untuk kita karena menurut TUHAN ALLAH.&lt;/span&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="FI" style="font-size:130%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:arial;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;God have planned something better for us so that only together with us would they be made perfect.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;(Hebrews 11:40)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-5746436559857791234?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/5746436559857791234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=5746436559857791234' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/5746436559857791234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/5746436559857791234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2009/07/palingmenurut-siapa.html' title='Paling...menurut Siapa???'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SrsNda4CSjI/AAAAAAAAAI8/wh0kmLhu_5U/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-6105878292019446268</id><published>2009-05-25T19:41:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T22:45:07.782-07:00</updated><title type='text'>Tak Kenal maka Tak Sayang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SmQDie9QkMI/AAAAAAAAAH0/xquh4dsSiZ4/s1600-h/love.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 132px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SmQDie9QkMI/AAAAAAAAAH0/xquh4dsSiZ4/s200/love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360413347438170306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;Kita sudah sering mendengar istilah atau pepatah seperti tak kenal maka tak sayang, yang dimana lebih terbiasa untuk dikaitkan dalam aspek relasi terhadap sesama namun sebenarnya pepatah tersebut bisa digunakan di berbagai aspek dalam kehidupan kita seperti pekerjaan, pendidikan, pelayanan, kegemaran, serta masih banyak yang lainnya juga. Namun yang terpenting pepatah tersebut bisa dikaitkan dengan relasi manusia kepada Tuhan. Sebenarnya kata 'kenal' sendiri adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;suatu kata kerja dimana yang &lt;/span&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt;menunjukkan kita tahu; teringat kembali; mempunyai rasa; pernah tahu; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; mengerti; mempunyai pengetahuan tentang--ini semua dapat terjadi saat kita melakukan pengenalan kepada sesuatu tersebut. &lt;/span&gt;Terkadang saat dimana  kita tidak mengenal, kita justru jadi tidak mengerti  dan mempercayai akan seperti apa hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila hal mengenal ini dikaitkan dalam suatu relasi diantara sesama yaitu saat kita merasa sulit untuk bisa berbicara terbuka kepada orang yang baru saja dikenal. Biasanya hubungan antara dua orang atau lebih yang baru saja bertemu akan menjadi canggung, berbincang-bincang seadanya dan mungkin hanya sekadar basa basi. Akan beda hasilnya jika yang bertemu adalah orang yang sudah saling mengenal dengan baik dan lebih dalam, misalnya seperti yang biasa terjadi antara relasi dengan sahabat terdekat -- kita akan dengan leluasa dan nyaman bercerita tentang segala hal, bahkan juga yang bersifat personal sekalipun. Menceritakan peristiwa yang terjadi, mencurahkan perasaan, menanyakan pendapat untuk hal-hal yang pribadi dan sejenisnya -- semuanya itu akan jauh lebih mudah dilakukan kepada orang yang sudah sangat kita kenal dengan sangat baik. Mengapa bisa terjadi seperti demikian? Karena lewat pengenalan  yang semakin baik melalui membuka hati, memberi yang kita miliki (*secara ini semua anugerah dariNya), frekuensi komunikasi yang semakin bertumbuh secara kualitas maupun kuantitas, etc. Mau mengetahui, mengerti, dan mengungkapkan kehendak atau keinginan masing-masing   dapat bisa menumbuhkan rasa  percaya dan setelah percaya akan diikuti juga dengan perasaan peduli bahkan akan semakin terus meningkat menjadi perasaan sayang kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal-hal simple tersebut juga bisa kita terapkan di dalam mengenal Tuhan, seperti kita mau membuka hati kita kepadaNya, bukan hanya memberi tapi justru kita mengembalikan semuanya yang kita miliki kepada Sang Pemberi, frekuensi komunikasi  yang bertumbuh dan secara kualitas dan kuantitas dengan melakukan saat teduh (merenung kepada Tuhan) -- membaca Firman Tuhan -- berdoa: komunikasi seperti ini harus terus ditingkatkan agar bisa semakin peka dalam mendengar Suara Tuhan kepada kita, serta mau mengetahui kehendak Tuhan Allah di dalam hidup ini. Sehingga setelah kita mengenal akan juga bisa semakin mencintaiNya. &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Namun terlepas itu semua terkadang relasi manusia kepada Tuhan masih dangkal yang dimana kita masih dengan mudahnya bisa mengucapkan kata cinta atau kasih terhadap Tuhan, tapi benarkah kita sudah sungguh-sungguh mencintai Tuhan Allah kita karena sebenarnya kita sendiri belum  mau mengenalNya lebih dalam lagi di dalam hidup kita bagaimana bisa untuk mencintaiNya.  &lt;/span&gt;Sejauh mana kita mengenal Tuhan? Itu akan berkaitan erat dengan seberapa jauh kita dekat dengan Tuhan, dan kemudian akan sangat menentukan seberapa besar juga tingkat kepercayaan kita yang bisa mendukung perasaan cinta kita kepadaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengaku cinta atau kasih kepada Tuhan mungkin mudah karena bisa kata-kata yang bisa  diucapkan depan orang lain, lewat lagu-lagu pujian yang dinyanyikan, pengalaman yang diceritakan, etc. Mungkin mudah bagi kita untuk berkata aku mencintai atau mengasihiNya, namun ketika kita dihadapkan pada realita biasanya hanya sedikit yang benar-benar percaya lewat iman yang teguh bahwa Tuhan itu ada memelihara kehidupan mereka sehari-hari. Ketika masalah menerpa, cobaan menghampiri, badai menghadang, etc seringkali justru rasa percaya itu menjadi menurun, bahkan mungkin hilang sehingga dengan mudahnya juga kita jadi tidak mencintai Tuhan lagi. Masalah menjadi terlihat jauh lebih besar dibandingkan kuasa yang dimiliki Tuhan. Inilah yang mungkin terjadi apabila kita belum sungguh-sungguh mengenal Tuhan Allah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bisa sungguh-sungguh mencintai kalau belum benar-benar mengenal?&lt;br /&gt;&lt;b style="font-style: italic; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Untuk bisa benar-benar mencintai Tuhan, tentu terlebih dahulu kita harus sungguh-sungguh mengenalNya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Bagaimana kita bisa mengenal Tuhan Allah kita? Yang pertama kita bisa  &lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;Mengenal pribadi Tuhan melalui Firman Tuhan.&lt;/span&gt; Alkitab mencatat begitu banyak keterangan mengenai Tuhan Allah. Salah satunya adalah tips yang diberikan Daud dalam Mazmur.&lt;i&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;"Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;(Mazmur 9:11).&lt;/span&gt; Salah satu kunci penting yang disebutkan disini agar kita bisa percaya yaitu dengan mengenal Tuhan.  Masih banyak yang bisa digali dari Firman Tuhan yang membuat kita bisa secara mendalam mengenal siapa Tuhan Allah kita sebenarnya dan semakin mencintaiNya.&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Mengenal pribadi Allah juga bisa kita peroleh lewat &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;pengalaman  kita berjalan bersama-sama denganNy&lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(102, 0, 204); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;a&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;Mengalami langsung kuasa Tuhan dengan penyertaanNya di dalam hidup kita adalah saat-saat dimana kita bisa mengenal dan menikmatiNya.  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Saat kita percaya untuk semakin hidup taat mengikuti kehendakNya, maka kuasaNya justru akan semakin nyata kita rasakan. Manusia yang percaya akan dibenarkan, yang mengaku akan diselamatkan dan yang semakin mengenal akan semakin bisa mencintai dan menikmatiNya. Ini sejalan dengan ayat diatas bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan manusia yang terus setia mencari dan merindukanNya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang setia mencari dan merindukan Tuhan adalah orang yang mencintai kepadaNya, punya pengharapan tanpa henti, tidak menyerah pada ketakutan dan kekhawatiran sendiri dan ini akan dimiliki apabila kita mengenal siapaTuhan itu sebenarnya, sebesar apa sesungguhnya kasihNya bagi kita semua, seberapa besar Tuhan ingin kita selamat dan mendapatkan bagian di KerajaanNya. Ini semua bisa mengingatkan kembali di dalam relasi manusia kepada Tuhan, sehingga kita bisa memiliki relasi yang terus bertumbuh kepada Tuhan Allah. &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;Janganlah berhenti mencintai hanya dengan sebatas bibir saja, mulailah hari ini untuk mengenal pribadi Allah lebih jauh lagi sehingga dengan hati dan iman yang teguh kita bisa percaya sepenuhnya dan terus bertumbuh dalam mencintai Tuhan secara nyata di dalam hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-6105878292019446268?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/6105878292019446268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=6105878292019446268' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/6105878292019446268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/6105878292019446268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2009/05/tak-kenal-maka-tak-sayang.html' title='Tak Kenal maka Tak Sayang'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SmQDie9QkMI/AAAAAAAAAH0/xquh4dsSiZ4/s72-c/love.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-7715934830480598711</id><published>2009-04-18T01:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T23:21:39.103-07:00</updated><title type='text'>Korban =&lt; Pelaku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat judul di atas yang menggunakan dua kata yaitu korban dan pelaku, mungkin membuat kita menjadi mudah untuk mengaitkan masing-masing kata tersebut di dalam kehidupan sehari-hari karena kita sudah terbiasa mendengar kata tersebut. Dimana biasanya kata korban akan menjadi banyak untuk dikaitkan dengan hal-hal seperti korban tabrak lari, korban pelecehan seksual, korban kekerasan, korban penganiayaan, korban penipuan, korban perasaan, etc. Begitu banyak kata korban yang bisa diberikan tambahan kata dan pada akhirnya menghasilkan kata yang negatif.  Melihat padanan kata korban tersebut sebenarnya perlu diberikan juga apa sebenarnya definisi dari kata 'korban'. Korban adalah orang yang menjadi menderita, tersiksa, sengsara, sedih, kecewa, etc akibat suatu kejadian, penipuan, penganiayaan perbuatan iseng, kejahatan, etc yang menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita suka merasa kesal, kecewa, sedih, sakit, dan lain-lainnya ketika menjadi  'sang korban' apapun itu karena merasa diri ini tidak pantas atau tidak layak untuk dijadikan korban oleh orang-orang ataupun situasi di sekeliling kita. Tapi kalau mau dipikir ulang dan mengintropeksi diri, Apakah kita tidak pernah menjadi pelaku bagi sesama kita di dalam hidup ini?? Seakan-akan kita tidak pernah menjadi pelaku yaitu menipu, membohongi, memarahi, mengerjai,etc orang-orang bahkan situasi yang berada di sekeliling kita. Sebenarnya tanpa disadari justru mungkin kita pernah jadi pelaku yang jauh lebih kejam dan menyiksa dibandingkan saat menjadi sang korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, ada hal yang lebih penting yang justru harus lebih kita pikir ulang apalagi buat orang yang mengaku percaya kepada Tuhan, karena saat kita tidak menyadari atau tidak mau mengakui bahwa kita tidak pernah jadi pelaku dalam hidup ini sebenaranya kita benar-benar sungguh kejam karena melupakan hal yang sangat penting yaitu kita justru sebenarnya sudah menjadi pelaku yang paling jahat karena keberdosaan dan segala perbuatan tidak berkenan kepadaNya yang sering kita lakukan telah  membuat Tuhan kita yaitu Tuhan Yesus Kristus mau turun ke dunia berdosa ini dan menderita, tersiksa, bahkan mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa dan segala perbuatan jahat yang sudah manusia lakukan. Kita justru telah menjadikan Dia sebagai korban yang paling menderita dan sengsara tanpa bisa digantikan siapa pun juga di dunia ini, padahal Tuhan Yesus Kristus justru satu-satunya Pribadi unik yang sama sekali tidak bercela dan berdosa, serta tidak pernah jadi pelaku bagi manusia dan apapun di dunia namun justru rela mati untuk kita semua yang sebenarnya sama sekali tidak layak menerima itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saat kita menjadi sang korban justru seharusnya kita tidak layak atau tidak boleh atau tidak pantas memiliki perasaan kesal, marah, dengki, kecewa bahkan dendam yang ingin membales itu semua karena ketika kita cuma fokus pada diri kita sendiri atau semua perasaan yang menimpa diri kita sendiri justru itu semua akan membawa kita jatuh ke dalam dosa. Namun kita justru harus bisa berfokus dan melihat kembali kepada pengorbanan Tuhan Yesus Kristus yang dimana begitu pengasih dan penyayang karena mau mengorbankan segalanya bahkan sampai nyawaNya sendiri untuk membebaskan kita dari hukuman maut.&lt;br /&gt;Bagaimana kita bisa merespon segala pengorbananNya di dalam kehidupan kita ini??!!&lt;br /&gt;Marilah kita sebagai orang percaya, bisa mengintropeksi diri sendiri akan ini semua ini, serta&lt;br /&gt;Maukah kita senantiasa terus belajar dari karakterNya yang paling indah dalam menjalani segala aspek kehidupan kita di dunia ini??!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-7715934830480598711?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/7715934830480598711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=7715934830480598711' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/7715934830480598711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/7715934830480598711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2009/04/korban-pelaku.html' title='Korban =&lt; Pelaku'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-6340145701316206687</id><published>2009-03-31T22:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T00:31:37.935-07:00</updated><title type='text'>Kado yang Special</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada seorang anak kecil yang pernah melihat suatu kado yang begitu spesial, walaupun dia sebenarnya juga selalu diberikan kado-kado yang indah dan spesial oleh si Pemilik semua yang ada di dunia ini namun kado yang spesial ini jenisnya berbeda dan begitu indah baginya sampai-sampai anak kecil tersebut tidak berani untuk meminta kepada Pemiliknya. Sehingga yang dilakukan si anak kecil setiap harinya hanya berceloteh ria kepada Pemiliknya, menceritakan ketika bisa mengenal, melihat, bertemu, tersenyum, rindu,  serta segala pertanyaan dan perasaannya yang seharusnya ditujukan kepada kado tersebut justru hanya bisa diceritakan kepada Sang Pemilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tanpa diminta, tanpa diduga, tanpa dikira...segalanya datang secara mendadak...&lt;br /&gt;Pemilik semua yang ada justru memberikan kado yang spesial itu kepada si anak kecil tersebut. Hati si anak kecil begitu bersukacita dan bersemangat. Walau anak kecil tersebut sudah sering mendapatkan begitu banyak kado yang spesial serta indah, namun untuk pertama kalinya anak kecil tersebut bisa mendapatkan jenis kado yang seperti ini dan baginya ini yang paling indah diantara kado yang sejenis dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ketika kado tersebut sudah berada di depan mata, anak kecil tersebut malah kebingungan karena dia tidak tahu cara mengungkapkan perasaan sukacitanya memberikan sayangnya, menunjukkan bagaimana indahnya kado tersebut bagi dirinya, dan masih banyak lagi yang ingin dilakukan untuk kado tersebut namun belum bisa dilakukannya karena anak kecil itu takut justru akan membuat kado tersebut justru merasa tidak nyaman. Sehingga sekarang pun yang dilakukan si anak kecil adalah kembali berceloteh ria kepada Pemiliknya seperti dahulu kala karena hanya kepada Pemilik tersebut dia bisa mengungkapkan segalanya tanpa rasa takut dan khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting justru anak kecil tersebut senantiasa bersyukur dan berterima kasih karena bisa diberi kesempatan untuk boleh menikmati seutuhnya. Walaupun anak kecil itu juga menyadari bahwa waktu yang diberikan kepadanya untuk bersama kado itu tidak tahu akan berapa lama--karena kado yang spesial tersebut cuma titipan yang diberikan sehingga kapan pun juga Sang Pemilik akan berhak mengambilnya kembali. Namun anak kecil itu juga meyakini bahwa selama masih tersedianya waktu baginya, dia akan berusaha untuk bisa melakukan semuanya itu kepada si kado tersebut, karena dia benar-benar mau menghargai dan menjaga kado spesial yang sudah diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-6340145701316206687?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/6340145701316206687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=6340145701316206687' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/6340145701316206687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/6340145701316206687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2009/03/kado-yang-special.html' title='Kado yang Special'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-8835760063992192741</id><published>2009-02-27T23:27:00.000-08:00</published><updated>2009-02-27T23:54:44.539-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semua milik Tuhan Pencipta kita'/><title type='text'>Mendapatkan dan Melepaskan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang sering beranggapan kalau susah mendapatkannya akan susah juga melepaskannya, anggapan ini berlaku dalam banyak konteks misalnya konteks hidup, keahliaan, pekerjaan, kepemilikan, cinta, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin yang paling sering dibicarakan adalah di dalam konteks cinta yaitu dimana jika sulit atau penuh perjuangan dalam mendapatkan cinta dari orang yang kita cintai akan sulit juga melepaskannya cinta tersebut, tapi kalau mudah atau kurang adanya perjuangan dalam mendapatkan cintanya maka akan menjadi mudah dalam melepaskannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau kita mendapatkan apapun di dalam hidup ini baik itu susah ataupun mudah, itu semua adalah pemberian olehNya dan terkadang kita sering menganggap apapun yang kita miliki ini adalah milik kita sendiri, padahal apapun yang kita miliki ini adalah milik Sang Pencipta kita yang sudah dianugerahkan di dalam hidup ini serta itu semua ada expired date-nya. Contoh yang paling gampang adalah hidup kita, dimana hidup kita ini akan ada expired date, yaitu meninggal apalagi hal-hal lainnya seperti pekerjaan, kepintaran, keahliaan, persahabatan, kepemilikan, bahkan di dalam percintaan yang paling final pun yaitu pernikahan--karena ketika saat mengucapkan janji setia pernikahan terdapat kata-kata yaitu ...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;.till death us part&lt;/span&gt;, dari sini bisa terlihat bahwa pada awal ketika janji untuk dipersatukan tersebut diucapkan, sudah terdapat juga peringatan bahwa pada saatnya ketika meninggal juga akan terpisah. Serta masih banyak hal-hal lainnya yang dianugerahkan pada kita dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu ketika kita mendapat kesempatan untuk mendapatkan semua anugerah seharusnya itu bisa dijaga dan dinikmati dengan sepenuh hati tanpa melihat apapun latar belakangnya karena mau sebagaimana susahnya atau mudahnya untuk mendapatkan itu, namun yang perlu diingat terus bahwa itu semua adalah anugerah dari Sang Pencipta ketika kita masih diberi kesempatan untuk memiliki dan menikmatinya--sehingga jangan sampai  kita membuang atau meninggalkan begitu saja justru harus terus bersyukur, masih ada kesempatan. Serta ketika saatnya juga akan diambil kembali oleh Sang Pencipta, seharusnya kita bisa melepaskannya dengan kerelaan hati yang sepenuhnya karena kesempatan untuk kita sudah habis dan dari awal juga itu semua memang bukan milik kita. Apapun yang ada di dunia adalah milik Sang Pencipta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;When you feel down because you didn't get what you want or you lost something that you really care about..Just sit tight and be joyful because God is always thinking of something better for you ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-8835760063992192741?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/8835760063992192741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=8835760063992192741' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/8835760063992192741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/8835760063992192741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2009/02/mendapatkan-dan-melepaskan.html' title='Mendapatkan dan Melepaskan'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-3881514368589166272</id><published>2009-01-29T06:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T06:18:23.059-08:00</updated><title type='text'>When you can live forever..      What do you live for...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat judul di atas, akan mengingatkan kita pada salah satu tagline film yang ramai dibicarakan orang-orang awal bulan Desember 2008.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan judul di atas bukan berarti tulisan ini mau membahas, me-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;review,&lt;/span&gt; ataupun mempromosikan film tersebut. Justru tertarik dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tagline&lt;/span&gt; film itu dikarenakan setelah menonton film tersebut, begitu banyak yang mengidolakan pemeran utama prianya sampai banyak juga yang berkomentar ingin bisa hidup abadi seperti pemeran utama pria tersebut. Padahal kalau dilihat dalam adegan-adegan di film tersebut, menjadi 'abadi' seperti yang ada justru terlihat menyedihkan karena harus mengalami proses yang sakit terlebih dahulu, masih tinggal di bumi yang penuh keberdosaan ini, tidak bisa tidur, terbiasa diuber-uber dan berkelahi dengan musuh, harus bisa kuat menahan nafsu diri sendiri jika bertemu dengan mahkluk ciptaan Tuhan yang paling indah yaitu manusia, makan satu jenis cairan saja, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;etc&lt;/span&gt;. Jadi apa enaknya menjadi hidup abadi dan mesti menjalani itu semua yang ditawarkan oleh cerita di dalam film tersebut. Serta yang paling penting setelah bisa hidup abadi, tujuan hidupmu akan untuk apa juga mungkin hanya sebatas hanya mendapatkan kesenangan palsu atau sesaat, dan mungkin saja ternyata apa yang menjadi tujuan hidupnya justru masih menjadi tanda tanya besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SYG1puSKm1I/AAAAAAAAAG8/Luv-izMiRHE/s1600-h/DSC00333.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 551px; height: 230px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SYG1puSKm1I/AAAAAAAAAG8/Luv-izMiRHE/s320/DSC00333.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296714365167901522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sedangkan untuk orang percaya yang diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus jutru kita juga percaya akan hidup abadi di dalam kekekalan tanpa harus mengalami segala proses yang menyedihkan seperti hidup abadi dari awal sampai perjalanannya yang ditawarkan dalam film tersebut, justru hidup kita sebagai orang percaya akan jauh lebih nikmat dan indah pada saat berada di dalam kekekalan tersebut. Di dalam kekekalan, kita akan bertemu muka dengan muka kepada Tuhan Allah, kita akan hidup di bumi yang baru dimana tidak ada keberdosaan lagi, dimana yang ada hanya sukacita dan kebahagiaan, serta dipersatukan kembali dengan saudara-saudara kita yaitu orang-orang percaya jadi tidak akan ada adegan diuber-uber atau berkelahi dengan musuh. Kita juga memiliki tubuh yang berkualitas surgawi berarti akan jauh lebih indah dengan tubuh kita yang sekarang, tidak akan ada sakit penyakit lagi, tidak akan ada rasa nafsu yang biasanya justru cenderung membawa kita dalam keberdosaan. Serta yang paling penting kita akan bisa terus menerus menikmati hubungan yang tak pernah putus dengan Tuhan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta hidup kita sekarang ini serta nanti di dunia yang baru akan untuk apa juga sudah menjadi jelas karena kita sebagai orang yang percaya di dalam nama satu nama Tuhan Yesus Kristus kita memiliki tujuan yang sangat jelas dan paling utama yaitu untuk memuliakan dan menikmati Tuhan Allah - Sang Pencipta segalanya di muka bumi ini. Kita sebagai manusia akan terus bekerja untuk memuji dan menyembah Tuhan Allah sampai selama-lamanya. Oleh karena itu kiranya kita sebagai orang yang percaya, bisakah kita hidup hanya untuk memuliakan dan menyenangkan hati Tuhan Allah senantiasa, maukah kita memakai segala talenta dan anugerah yang sudah diberikan untuk mengembalikan lagi kepada kemuliaan Tuhan Allah karena hidup di dunia ini adalah proses pembelajaran dan persiapan untuk hidup dalam kekekalan di dunia yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau melihat perbandingan di atas, akan terlihat jelas hidup dalam kekekalan yang seperti mana yang lebih baik dan sejati. Nah kalau sudah tahu apakah masih menginginkan hidup dalam kekekalan palsu yang ditawarkan dunia ini atau justru kita menginginkan serta menantikan-nantikan hidup dalam kekekalan sejati yang dianugerahkan oleh Tuhan Allah Pencipta segalanya kepada kita sebagai orang percaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-3881514368589166272?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/3881514368589166272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=3881514368589166272' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/3881514368589166272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/3881514368589166272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2009/01/when-you-can-live-forever-what-do-you.html' title='When you can live forever..      What do you live for...'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7JbRgYii92s/SYG1puSKm1I/AAAAAAAAAG8/Luv-izMiRHE/s72-c/DSC00333.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-7921950475270977220</id><published>2008-12-02T06:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T23:50:39.615-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan Yesus Kristus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makna natal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='natal'/><title type='text'>Dekat di Mata, Jauh di Hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau melihat dari judul di atas, mungkin jadi berpikir aneh karena judul di atas tidak sesuai dengan istilah yang sudah biasa kita sering pakai dan dengar yaitu Jauh di Mata, Dekat di Hati yang dimana istilah ini sangat cocok dengan situasi sepasang kekasih sedang menjalankan hubungan Long Distance atau cocok juga untuk  hubungan dimana salah satu dari pasangannya sibuk berpergian menjelajahi kota-kota di dunia ini. Dimana walau mereka terpisah ribuan mil yang jauh entah dimana--sehingga menjadi jauh di mata masing-masing, namun hati yang ada tetap dekat satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun judul di atas bukan untuk membahas seputar hal tersebut. Konteks yg akan dibahas disini justru untuk menyambut bulan 12 yaitu December, yang dimana identik dengan situasi natal bagi orang yang percaya maupun yang tidak percaya. Dimana situasi yang ada di sekeliling kita semakin kerasa akan nuansa natal tersebut karena dekorasi natal yang menggunakan pohon natal, sinterklas ,beruang, salju, warna merah-hijau, etc mulai membombardir baik di sekolah, tempat kerja, mal, restaurant, gereja, serta tempat lainnya. Belum lagi dimana kartu dan ornamen natal mulai banyak dipajang di etalase toko-toko.  Lagu-lagu bernuansa natal pun mulai banyak diputar di sekeliling kita (termasuk nada dering pribadi yang sudah mulai diganti oleh pemiliknya dengan yang bernuansa natal). Paket hadiah natal yang sudah mulai ditawarkan oleh berbagai toko, tempat, penjual, etc. Bahkan tidak hanya penujualan langsung namun berbagai penawaran bernuansa natal juga banyak dilakukan melalui berbagai macam media baik cetak, elektronik, dan internet. Masih banyak lagi hal lain-lainnya yang ditawarkan oleh dunia ini dimana itu  semua sudah mulai memenuhi benak dan pikiran kita karena begitu dekatnya dengan situasi natal yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana dengan hati kita terutama untuk orang yang mengaku percaya kepada Yesus Kristus, apakah juga dekat dengan makna natal yang seharusnya sudah tertanam dengan hati kita setiap hari bukan hanya pada hari natal saja yaitu dimana Tuhan Yesus Kristus mau lahir di dunia berdosa ini untuk kita semua, karena jangan-jangan terkadang situasi natal yang begitu dekat dan bisa dilihat oleh kita semua ini justru tidak bisa mendukung kedekatan hati kita terhadap makna natal sesungguhnya, karena situasi natal yang ada sekarang di depan mata kita ini kebanyakan adalah  situasi yang memang dibentuk oleh manusia dan ditawarkan dunia secara komersial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang natal bukan berarti kita tidak boleh menikmati segala nuansa natal yang dekat dengan kita justru kita juga boleh menikmatinya itu semua, namun tidak melupakan Sumber Kenikmatan yang harus paling dinikmati yaitu Tuhan Yesus Kristus, dimana kelahiranNya di dunia berdosa ini justru jauh lebih mempesona dari apapun yang ditawarkan oleh natal yang dibentuk dunia ini. Tapi kalau nuansa natal yang dekat dengan kita semua ini justru membuat hati kita menjadi jauh dari makna natal sesungguhnya. Nah ini yang menjadi persoalan bagi orang percaya karena &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;makna natal yang sesunguhnya yaitu natal adalah Tuhan Yesus Kristus yang agung, mulia, suci, pengasih, etc (masih banyak lagi hal-hal baik dan hebat lainnya) mau lahir di dunia ini untuk kita--manusia berdosa yang sama sekali tidak layak.&lt;/span&gt; Oleh karena itu sebagai orang yang mengaku percaya kepada Yesus Kristus, kita semua patut merenungkan kembali...&lt;br /&gt;Apakah hati kita justru semakin dekat atau semakin jauh dari makna 'natal' yang sesungguhnya??!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-7921950475270977220?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/7921950475270977220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=7921950475270977220' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/7921950475270977220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/7921950475270977220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2008/12/dekat-di-mata-jauh-di-hati.html' title='Dekat di Mata, Jauh di Hati'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-8429021973527436977</id><published>2008-11-09T03:07:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T00:02:08.190-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ciptaan Tuhan yang indah'/><title type='text'>makhluk ciptaan Tuhan yang paling indah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling indah, karena diciptakan menurut gambar dan rupa Sang Pencipta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu bertemu yang paling indah dari yang lainnya apa saja yang akan kamu rasakan...,&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;&lt;span&gt;karena dia begitu indah tanpa perlu...&lt;br /&gt;semanis madu&lt;br /&gt;selembut sutra&lt;br /&gt;sekilau permata&lt;br /&gt;sehalus beludru&lt;br /&gt;sebening air&lt;br /&gt;seindah alam&lt;br /&gt;secerah matahari&lt;br /&gt;sebiru langit&lt;br /&gt;sehijau daun&lt;br /&gt;segagah prajurit&lt;br /&gt;selucu badut&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;secantik putri&lt;br /&gt;setampan pangeran&lt;br /&gt;etc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6666cc;"&gt;Sehingga saat dia berada di depan pandangan kita,&lt;br /&gt;&lt;span&gt;otak tidak bisa diajak kerjasama untuk memudarkan konsentrasi terhadapnya...&lt;br /&gt;mata tidak bisa berpaling untuk tidak mengikuti segalanya dari dirinya...&lt;br /&gt;telinga tidak bisa disetel untuk tidak mendengarkan kata-katanya...&lt;br /&gt;mulut tidak bisa diajak kompromi untuk berhenti menyunggingkan senyum&lt;br /&gt;lidah tidak bisa diatur untuk mengeluarkan kata-kata yang pas...&lt;br /&gt;jantung tidak bisa dikontrol   untuk berdetak dengan normal...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua indera yang ada jadi terfokus hanya kepada dia (karena seakan-akan ruangan yang sebenarnya ramai dengan yang lainnya  mendadak sepi karena hanya   diisi oleh dia seorang). Pada moment itu,  yang ada hanya ingin menikmati 'dia' seutuhnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Namun terkadang Tuhan menciptakan makhluk yang paling indah itu bukan untuk kita,  sehingga pada akhirnya kita hanya bisa menikmati 'dia' hanya pada saat-saat tertentu saja bukan setiap saat kapan pun kita mau--perlu diingat juga terkadang 'dia'  yang sudah menjadi terindah dan terbaik menurut kita, namun ternyata itu belum tentu sama dengan yang menurut Tuhan--karena biasanya keinginan dan pilihan kita sudah dipenuhi oleh keberdosaan diri kita.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span&gt;Serta yang paling penting untuk selalu diingat   oleh kita bahwa..&lt;br /&gt;Tuhan adalah Pencipta kita, jadi hanya Tuhan yang paling tahu siapa yang paling terbaik dan terindah untuk kita...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-8429021973527436977?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/8429021973527436977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=8429021973527436977' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/8429021973527436977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/8429021973527436977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2008/11/makhluk-ciptaan-tuhan-yang-paling-indah.html' title='makhluk ciptaan Tuhan yang paling indah'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-7918037114356863561</id><published>2008-10-28T00:28:00.000-07:00</published><updated>2008-10-28T00:30:39.231-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='takut akan Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='takut untuk berbuat dosa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fobia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phobia'/><title type='text'>Fobia (Phobia)</title><content type='html'>Melihat judul di atas bukan berarti mau mempromosikan salah satu judul film horror thailand disini, karena sekadar informasi saja--menurut saya film horror itu justru biasa saja, tidak terlalu spesial ataupun bagus seperti yang sudah diulas oleh koran nasional kita :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau mungkin kita sudah familiar dengan kata fobia, tapi disini akan sedikit diulas pengertian sederhana tentang fobia.&lt;br /&gt;Fobia (Phobia) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena yang ada.&lt;br /&gt;Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya, karena untuk sebagian orang--perasaan takut yang dimiliki seorang pengidap fobia sulit untuk dimengerti dan biasanya pengidap fobia jarang mau menelusuri pangkal penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa istilah yang biasanya berkaitan dengan fobia :&lt;br /&gt;hydrophobia(ketakutan akan air),&lt;br /&gt;photophobia(ketakutan akan cahaya),&lt;br /&gt;antlophobia(ketakutan akan banjir),&lt;br /&gt;hyperphobia(ketakutan akan ketinggian),&lt;br /&gt;cenophobia(ketakutan akan ruangan yang kosong), etc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa contoh kisah dari pengidap fobia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang fobia akan ketinggian (hyperphobia) dan ketika naik kincir angin di dufan..wow pada saat berada di atas dan dalam kondisi berhenti--orang tersebut benar-benar terlihat pucat, menjadi pusing berputar-beputar, mual dan pengen bisa buru-buru bisa turun dari kincir angin tersebut. Padahal jelas-jelas enggak mungkin kalau sedang naik kincir angin dan berada di atas, namun mau minta turun dari kincir angin tersebut sehingga membuat orang-orang di sekelilingnya menjadi panik melihat kondisi pengidap fobia ketinggian tersebut. Yah, kalau mau turun dengan cepat, mungkin salah satu cara adalah terjun bebas dari kincir angin tersebut :P atau ada cara lain yang lebih cepat??!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang fobia akan darah, ketika melihat saudaranya yang baru mengalami kecelakaan dan mengakibatkan seluruh wajahnya menjadi penuh dengan darah akan membuat dirinya menjadi panik, pusing, mual, dan bahkan menjadi pingsan duluan bukan si korban kecelakaan yang terluka. Sehingga adegan pertolongan kepada sang korban menjadi tertunda karena menolong yang pingsan terlebih dahulu. Hal ini bisa menjadi berbahaya kalau sang korban sebenarnya berada dalam keadaan terluka parah dan sangat membutuhkan pertolongan pertama dan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga loh yang fobia dengan penggaris, fobia dengan angin, fobia dengan kupu-kupu, fobia dengan bunga matahari, fobia dengan rambut perempuan, fobia dengan nenek tua, fobia dengan boneka barbie, dan masih banyak lagi contoh-contoh fobia yang dialami orang-orang di sekeliling kita, atau bahkan pengalaman dari diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia mengalami fobia biasanya responnya bisa bermacam dari yang pucat, mual, pusing, mau muntah, panik, mau pingsan, lemas sekujur badan, kaki tangan gemetar, keluar keringat dingin, jantung berdebar debar, muka merah, dan efek lainnya.&lt;br /&gt;Setelah mereka mengetahui akan fobia yang dimiliki, biasanya bukan mencari pangkalnya dan berusaha menghilangkan atau menyembuhkan fobia tersebut, namun kebanyakan yang ada justru akan berusaha untuk menghindarinya--sebisa mungkin tidak bertemu, tidak berhadapan, tidak mengalami, tidak menjalaninya, etc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Kalau dilihat efeknya seperti itu, alangkah indahnya kalau manusia yang percaya Tuhan bisa memiliki fobia terhadap hal-hal yang tidak berkenan dengan Tuhan bukan fobia dengan segala hal yang sudah dianugerahkan dan seharusnya bisa untuk dinikmati&lt;/span&gt;, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fobia dengan bohong , sehingga yang mau berbohong akan menjadi sakit kepala, bermuka merah, etc. Akhirnya tidak bisa melakukan perbuatan berbohong dan kedepannya juga akan sebisa mungkin untuk menghindarinya dan tidak mau menjalankan kebohongan. Bahkan juga tidak mau bertemu dengan yang disebut kebohongan, sehingga selalu ingin bertemu dengan kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fobia dengan marah, ketika mau marah-marah justru yang dialami adalah lemas sekujur badan dan mau pingsan. Nah kalau begini keadaannya justru tidak terjadi adegan marah-marah, karena sudah lemes duluan mana ada tenaga lagi buat marah dan untuk kedepannya jadi menghindarinya dan tidak mau mengalaminya kembali. Selain itu kalau berhadapan yang sedang marah, ada kemungkinan tidak ikutan emosi atau marah justru malah yang ada sudah lemas duluan dan hal ini malah bisa meredam kemarahan orang yang lagi marah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fobia dengan sombong, sebelum melakukan tindakan sombong yang ada justru menjadi keringat dingin dan gemetaran. Sehingga yang tadinya mau berucap, bersikap, bertingkah sombong jadinya batal karena yang ada badannya gemetaran dan berkeringat dingin (seperti seorang introvert harus berbicara di depan ratusan orang untuk pertama kalinya) dan kedepannya akan selalu menghindari kesombongan, justru akan selalu mencari kerendahan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fobia dengan kata kasar, saat akan memaki atau memarahi lawan bicara dengan kata-kata kasar justru yang dihadapi malah merasa pusing berputar-putar. Sehingga kata-kata kasar tidak berhasil dikeluarkan, dan malah jadi menghindari untuk menghasilkan kata-kata kasar tersebut serta akan berusaha untuk membuat keadaan sekitar juga tetap dalam kondisi damai dan tentram karena tidak mau mendengarkan kata-kata kasar dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fobia dengan iri hati, pada saat pikiran dan hati kita ingin iri hati dan cemburu terhadap sesuatu yang ada malah kita menjadi mules-mules tidak karuan. Akhirnya tidak berhasil untuk iri hati atau mencemburui sesuatu dan pada akhirnya juga, jadi menghindari perasaan serta pikiran yang bisa membuat cemburu atau iri hati terhadap apapun juga, daripada harus menghadapi mules-mules yang enggak karuan serta tidak nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Masih banyak lagi hal-hal berdosa lainnya (hal-hal yang tidak berkenan hatiNya) yang sering kita lakukan tanpa ada rasa takut, tegang, bersalah, panik, dan lainnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Padahal kalau kita mengaku percaya akan adanya Tuhan di dalam kehidupan ini,  justru yang perlu kita takuti itu cuma TUHAN. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;karena Tuhan adalah sang pencipta, pemelihara, penjaga, serta yang paling berkuasa atas kita semua dan segala isi alam semesta ini. Seharusnya kita juga menjadi takut dengan segala hal yang justru bisa tidak menyenangkan bahkan menyakiti hatiNya, bukan malah takut dengan hal-hal yang sudah dianugerahkan olehNya dan membuat kita bisa jadi jatuh ke dalam dosa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;Hidup takut akan Tuhan akan menjadi fondasi kita dalam menjauhi segala perbuatan dosa, membuat hidup kita terus terkontrol dan terarah untuk memperkenankan hati Tuhan selalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Semoga kita semua bisa fobia dengan hal-hal yang tidak menyenangkan hati Tuhan, namun bisa sembuh dari fobia terhadap hal-hal yang sudah dianugerahkan oleh Tuhan dan seharusnya bisa dinikmati oleh kita semua untuk kemuliaan bagiNya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-7918037114356863561?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/7918037114356863561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=7918037114356863561' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/7918037114356863561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/7918037114356863561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2008/10/fobia-phobia_28.html' title='Fobia (Phobia)'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-1566290763381799778</id><published>2008-10-14T08:23:00.001-07:00</published><updated>2008-10-15T10:19:34.822-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pekerjaan Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengeluh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anugerah Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='profesi'/><title type='text'>Buat apa seh dia jadi...............?kalau.................</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau dilihat dari judul di atas, mungkin terlihat aneh karena ada 2 bagian yang diberi titik-titik.. Kenapa diberi titik-titik, karena bagian pertama silahkan diisi sesuai dengan profesi masing-masing dan bagian kedua bisa diisi dengan alasan masing-masing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalau contoh konkretnya akan seperti ini..&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi dokter, kalau enggak becus nyembuhin penyakit adikku??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi supir, kalau nyetir mobilnya sembarangan??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi guru, kalau malas ngajarin muridnya sesuatu yang baik??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi manager, kalau  enggak bisa bekerja sama dengan bawahan/rekannya??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi ketua, kalau enggak bisa memimpin anak buahnya??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi murid, kalau enggak ada niat belajar atau baca??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi negotiator, kalau enggak pintar bicara??&lt;br /&gt;Buat apa seh dia jadi arsitek, kalau enggak bisa menggambar yang indah??&lt;br /&gt;(dan biasanya masih ada lagi profesi-profesi dan keluhan-keluhan yang dimasukkan kita)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dipikir ulang, pernahkah kita berkomentar seperti di atas--baik secara terang-terangan ataupun hanya berkutat di dalam hati namun disertai dengan nada yang kesal ataupun sinis.&lt;br /&gt;Terkadang di dalam hidup kalau kita ketemu seseorang yang dimana (menurut kita) dia enggak beres, dia malas, dia enggak mau tahu, dia enggak becus, dia enggak bisa, dia enggak koordinasi, dia enggak pintar, dia enggak usaha, etc akan dengan mudahnya kita mengeluh dengan menggunakan kata-kata yang tertera seperti judul di atas, serta bisa juga justru kita sendiri yang pernah dikeluhkan orang lain sesuai dengan judul di atas.&lt;br /&gt;Tapi yang pasti baik kita yang mengeluh ataupun yang dikeluhkan, kedua hal tersebut biasanya berada di dalam hati yang kesal ataupun membuat hati menjadi kesal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu pernahkah kita berpikir bahwa ketika mengeluhkan itu semua justru kita sendiri yang sudah menjadi sombong hati dan merasa diri hebat sedangkan orang lain itu bodoh. Padahal itu sama sekali bukan porsi kita dalam mengeluhkan ciptaan Tuhan. Serta terkadang yang 'menurut kita' itulah yang sudah terpolusi oleh dosa-dosa di dalam diri kita (dimana pada dasarnya kita semua adalah manusia berdosa). Jadi ketika kita menyadari hal tersebut, kita seharusnya bisa intropeksi dulu dan berpikir kebalikannya, sebelum mengeluhkan orang lain atau ketika kita mendapat keluhan seperti itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Buat apa seh aku jadi.......??apakah.....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi dokter??apakah aku sudah berusaha menyembuhkan penyakit pasienku..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi supir??apakah aku sudah membawa penumpangku dengan selamat..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi guru??apakah aku sudah membagikan pengajaran yang benar..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi manager??apakah aku sudah berkoordinasi dengan rekan kerjaku..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi ketua??apakah aku sudah memberi pengarahan kepada anak buahku..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi murid??apakah aku sudah mempelajari sesuatu..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi negotiator??apakah aku sudah memberikan solusi kepada orang-orang..&lt;br /&gt;Buat apa seh aku jadi arsitek??apakah aku sudah merancang sesuatu yang berguna dan indah..&lt;br /&gt;(dan masih banyak lagi profesi-profesi dan alasan-alasan positif yang justru kita bisa masukkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita harus diingatkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang seperti di atas, karena..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada saat kita percaya kepada Tuhan sebagai Sang Pencipta kita semua manusia, pada saat itu juga kita percaya dan meyakini bahwa Tuhan yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk menjadi 'sesuatu' dalam mengerjakan pekerjaanNya yang disediakan di dalam dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah respon kita ketika menjadi 'sesuatu' itu bagi Tuhan,  justru mau menunjukkan yang terbaik dan berkenan kepada Tuhan Sang Pencipta dalam mengerjakan segala sesuatunya atau justru mau menunjukkan yang terburuk dan menyebalkan dalam melakukan segala sesuatunya kepadaNya??!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apapun yang kita kerjakan, jalani, pelajari, usahakan, dan lain-lainnya pada saat ini baik itu kecil, menengah, maupun besar haruslah dikerjakan dengan sepenuh hati untuk Tuhan dan juga selalu diingat bahwa semuanya itu sudah dianugerahkan oleh Tuhan, karena itu kita harus mengerjakan dengan sebaik-baiknya dan selalu meminta bimbingan hanya kepadaNya. Agar bisa menjadi ciptaan yang tidak hanya membuat sedih Tuhan dengan keluhan kita yang biasanya egois---justru bisa menyenangkan hati Tuhan senantiasa..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-1566290763381799778?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/1566290763381799778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=1566290763381799778' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/1566290763381799778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/1566290763381799778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2008/10/buat-apa-seh-dia-jadikalau_14.html' title='Buat apa seh dia jadi...............?kalau.................'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1292910926820826114.post-6345385207130396921</id><published>2008-10-01T09:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-02T04:41:30.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anugerah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mata'/><title type='text'>Mata Kita Digunakan Untuk Apa?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;You're just too good to be true.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt; Can't take my eyes off you.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;You'd be like Heaven to touch.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;I wanna hold you so much.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;At long last love has arrived.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;And I thank God I'm alive.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;You're just too good to be true.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);"&gt; Can't take my eyes off you.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dilihat dari lirik lagu di atas yang sudah tidak asing lagi buat kita,  ternyata dengan menggunakan mata untuk melihat--sang penulis lagu tersebut bisa mendeskripsikan perasaan yang muncul yaitu jadi terkagum,  jadi ingin memegang, dan juga bersyukur kepada Tuhan karena masih diberi kehidupan..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya apa itu Mata??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Mata adalah salah satu organ tubuh yang sudah dianugerahkan oleh Tuhan sejak manusia lahir terutama untuk manusia yang juga dianugerahkan kemampuan untuk bisa melihat..&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Walaupun mata adalah organ tubuh manusia yang lumayan kecil jika dibandingkan dengan ukuran jantung, kepala, tangan, dan lainnya. Namun mata memiliki kemampuan yang menakjubkan, yaitu mendeteksi cahaya-mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks biasanya dipergunakan untuk memberikan pengertian visual di sekeliling kita, dan masih banyak lagi kemampuan lainnya. Walaupun demikian bukan berarti mata adalah organ tubuh yang paling hebat, semua organ tubuh kita memiliki kemampuan yang berbeda-beda, unik, dan saling terhubung satu sama lain karena semuanya adalah satu kesatuan di dalam tubuh manusia yang harus saling  berkerja sama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Biasanya apa seh yang kita lakukan dengan mata kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Dengan mata kita bisa &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;menikmati  segala ciptaan Tuhan yang indah, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;menonton acara televisi atau film yang disukai, memperhatikan pembicaraan atau komunikasi yang berlangsung, mengenali seseornag ataupun obyek yang ada, membaca buku; koran; majalah kesukaan kita, mengekspresikan perasaan kita, melihat indahnya warna-warni, memandang orang yang kita sayangi,  dan masih banyak lagi hal-hal baik lainnya yang bisa dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Namun tidak menutup kemungkinan, kita juga sering menggunakan mata kita untuk melotot, mencontek karya orang lain, menunjukkan keadaan marah atau kesal, membohongi orang lain, menonton dan menikmati hal-hal yang tidak baik, menjadi cemburu atau iri hati karena melihat kejadian atau keadaan tertentu, dan masih banyak lagi hal-hal berdosa yang bisa dilakukan dengan mata kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Ada juga pepatah yang mengatakan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Mata adalah Jendela Hati.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;Yap, memang betul&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; melalui mata kita bisa mengekspresikan perasaan di dalam hati serta mengetahui perasaan orang lain, meskipun tanpa kata-kata yang diucapkan namun kita jadi bisa mengetahui keadaannya. Karena melalui mata bisa ditunjukkan perasaan senang, marah, sedih, kecewa, bangga, kagum, etc..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Menurut penelitian, mata manusia bisa membedakan 7 juta warna yang ada, namun karena keterbatasan bahasa atau kata-kata sehingga nama-nama warna yang diciptakan manusia tidak bisa memenuhi semua warna yang ada. Mungkin kita akan menganggap 7 juta warna adalah suatu  hal yang tidak mungkin atau aneh tapi contoh mudahnya adalah--kalau kita melihat warna merah pada buah apel, cherry, tomat, leci, etc. Apakah warna merah pada buah-buah tersebut sama semua,tidak kan??namun mata kita dengan mudahnya bisa membedakan merah yang berbeda-beda tersebut. Oleh karena keterbatasan kata untuk warna-warna yang ada, sehingga warna buah tersebut kita sebut dengan satu warna yaitu merah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; Kalau dipikir ulang mengenai penelitian di atas, begitu besar dan indah kemampuan mata manusia. Semua kemampuan itu adalah gratis dan sudah dianugerahkan oleh Tuhan Sang Pencipta kita sejak bisa melihat, karena itu adalah salah satu contoh kecil dari banyaknya kemampuan lain yang bisa dilakukan oleh mata kita. Seharusnya kita benar-benar bersyukur akan segala anugerahNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pernahkah kita terpikir apa saja yang telah dilakukan oleh mata kita, apakah senantiasa memuliakan Tuhan sebagai Sang Pencipta dan pemberi segala kemampuan untuk kita atau apakah justru sering kita gunakan segala kemampuan yang dianugerahkan untuk membuatNya sedih??&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Respon kita sebagai manusia yang menyadari sudah diberi anugerah begitu besar seharusnya bisa jadi berbeda, kita justru harus bisa menikmati dan  memuliakan Tuhan melalui segala anugerahNya termasuk melalui mata kita&lt;/span&gt;.  Sehingga kiranya &lt;span&gt;kita harus menggunakan mata kita untuk senantiasa memuliakan Tuhan Sang Pencipta&lt;/span&gt;, seperti beberapa contohnya adalah:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita bisa menikmati pemandangan alam yang indah, apakah  kita bisa  langsung terkagum karena Tuhan begitu hebat dan perkasa dalam menciptakan itu semua dan juga bersyukur karena sudah diberi anugerah melalui mata yang berkemampuan untuk melihat, menikmati pemandangan alam, bisa mengenali warnanya, bisa  mengenali bentuknya, etc.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melihat orang yang sedang kesusahan, kesulitan, membutuhkan pertolongan, seharusnya kita jadi bisa langsung bergerak menuju orang tersebut untuk menolongnya dengan tulus.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Ketika kita melihat manusia yang indah dan menarik, apakah kita justru menjadi iri hati ataupun penuh hawa nafsu dengan menginginkan keindahan itu, justru sebaliknya ketika melihat hal seperti itu, yang harus dilakukan adalah kita bersyukur dan kagum kepada Tuhan karena begitu hebatnya bisa menciptakan manusia yang indah dan kita juga masih diberi anugerah juga untuk bisa menikmatinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-style: italic;font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Silahkan menambah sendiri daftar di atas, karena&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; masih banyak lagi hal-hal baik lainnya yang bisa dilakukan oleh mata kita untuk memuliakan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Jadi jangan pernah sia-siakan semua anugerah yang sudah diberikan oleh Tuhan untuk hal-hal baik yang sebenarnya mudah dilakukan oleh kita semua..&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt;Hati-hati gunakan matamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;Hati-hati gunakan matamu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt;Karena Bapak di Surga melihat ke bawah.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;Hati-hati gunakan matamu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:arial;" &gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1292910926820826114-6345385207130396921?l=ladyofsuwana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/feeds/6345385207130396921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1292910926820826114&amp;postID=6345385207130396921' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/6345385207130396921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1292910926820826114/posts/default/6345385207130396921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ladyofsuwana.blogspot.com/2008/10/mata-kita-digunakan-untuk-apa.html' title='Mata Kita Digunakan Untuk Apa?'/><author><name>ladyofsuwana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17209050700813310630</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
